sedikit pengalaman.

Posted by: Nisrina Arsyad Masturo on Saturday, July 14, 2012


Cerita ini di mulai dari rumah bu Niar pada pukul 4 sore dan tepatnya tanggal 26 Mei 2011,, dan kenapa aku bikin cerita ini,, mungkin karena  kisah ini mungkin berkesan buat kita,, kita bisa kompak,, ada kenangan di balik lagu yang kita nyanyiin bareng,, seperti semua terbuka dengan kita semua.

Suatu sore di rumah bu Niar terlihat ramai  dengan anak SMAMDA yang les di rumah itu,, farra,, bella,, reza sudah ada di tempat, yang lain belum pada dateng,, seperti biasa jam Indonesia. hehe,, idris,, tantra,, dan samsul dateng,, celotehan,, candaan keluar dari mulut kita yang terkadang tidak bisa diam,, idris membahas ulangan MM Trigonometri yang nilainya 100(ini beneran lho!!),, seusai membahas ulangan itu zaki dateng,, farra menggoda samsul dengan memaksanya untuk menggonceng farra dengan sepeda pancal yang saat itu di bawa Bella dan Farra layaknya anak pacaran,, farra tetap memaksanya untuk menggoda samsul,,zaki menggoda rahma dengan menyindirnya tentang sesuatu,,tantra menaiki sepeda mini yang di anggapnya Vixie,, zaki mengambil alih boncengan yang semula di duduki farra,, samsul membonceng zaki dengan sedikit arogan yang mengakibatkan zaki kesakitan pada daerah pantat karna tempat buat boncengannya tidak ada lapisan hanya ada besinya aja,, farra menggoda anak kecil yang bermain di sekitar kita,,bangkit, aziz dateng,, disusul dengan kedatangan meka,,
“hey ayo masuk,,” kita semua masuk karena kelas yang sebelumnya sudah pada keluar,, rumah bu Niar terbagi atas dua tempat untuk tempat les,, di luar dan dalam,, kita berada di dalam karena kita lebih dikit anaknya,,dan kerena ada UKK(ujian kenaikan kelas),, les malem diganti les sore,, kita enggak di jadiin satu,, karena kalo di jadiin satu pasti enggak cukup soalnya kelas sore kira kira  jumlahnya 18anak dan les  malem ada sekitar 13anak,, dan les sore sangat ramai sekali sampai membuat bising anak malem akhirnya pintu di tutup dan suara sedikit terkurangi dan bisa konsentrasi mengerjakan soal,, kita di kasih soal Cuma 6 dan ditinggal di suruh ngerjain,,ica dan citra dateng dan bergabung,, bu Niar membimbing anak sore baru malem atau keluar masuk,, setelah ,menyelesaikan 6 soal selesai kita semua bergurau bersama lagi, karena yang punya photocopy an Cuma farra jadi soalnya muter- muter,, farra sama idris lagi ngerjain diambil aziz,, bella minjem soalnya masih di bawa aziz yaudah akhirnya hanya candaan yang keluar dari sebagian anak,,
“rahma traktiran ta,, satus nya abis jadian gitu??”
“apa se rek??”
“halah kamu itu tak bilangin masnya lho??”
“heh,, zaki lho(suara khas rahma)”
“biarin salanya sendiri,, beliin pentol wes buat anak satu kelas 2000 ae wez, mumpung enggak ada satria”
“iyo ma,, sekali kali” farra menyambung
“emmo,,”
TA-DA satria dateng,,
“aduh ngapain se sat kamu pake dateng segala” ucap aziz,, satria hanya melihat  tidak menjawab,, bu Niar masuk dan menjelaskan soal yang di kasihnya,, setelah selesai menjelaskan soal yang di beri,, bu NIar menyuruh mengerjakan soal yang ada..
“belum photocopy bu??”
“loalah,, yaudah wez tulisen di papan aja,,” bu Niar Cuma nulis satu soal dan langsung pergi(glodak,, kirain!!) setelah selesai mengerjakan soal dan kembali candaan keluar dari mulut kita,, karena keasyikan kita sampai tidak mendengar suara adzan padahal jarak mushola dengan rumah bu Niar hanya berapa meter saja,,
“lho udah adzan”
“kayaknya bukan adzan deh,, tapi komat”
“lho2 kita kok enggak denger ya??”
“mangkanya jangan guyonan terus”
“enggak ada kerjaan tau..”
“heh ayo yang cowo cepetan shalat dulu biar enak ntar ngerjain soalnya” semua cowok berdiri kecuali satria,, masalah anak cowo yang pake celana pendek kalo mau shalat pasti kebingungan akhirnya minjem sarung,, ada juga yang membawa sarung sendiri,,yang cewe shalat di rumahnya bu Niar karena ada mushala, antri wudlu di kamar mandi dan mulai shalat individu,, setelah semua selesai shalat(yang cowo selesai duluan,,hehe) les di mulai lagi,, tapi bu Niar masih menetap di tempat les Sore
“kayaknya kita sama aja deh,, ngikut les sore pulangnya sama aja malem”
“iya,,iya”
suara gitar terdengar di antara celotehan kita,, senyap,, petikan gitar berhenti mengalun
“ngapain diem”
“gpp,, emang enggak boleh??”
“udah ayo cepetan terusin,, ajarin kau main gitar” kata zaki
“sapa enggak bisa main gitar??” kata fara
“zaki”
“ealah, gitu aja neggak bisa,, akau juga enggak bisa kok,, hehe”
“aku bisanya cuma gitu tok”
“eh aku minjem gitarnya po.o??” aziz menyerahkan gitar yang di peganganya, yang sekarang di pegang meka,, meka mukai memetik gitar dan mengalun nada,, lagunya peterpan yang semua tenang kita,, suara farra mengikuti irama gitar,, semua diam,, lagu demi lagu mengalun lancar di tambah alunan seruling yang berpadu dengan petikan gitar,, semua ikut bernyanyi,, farra,, bella,, ica,, citra dan yang lain ngikut,, zaki yang awalnya di depan aziz melompat ke depan meka(kayak kucing aja,, hehe) reza dan bangkit keluar untuk membeli minum di tetangga bu Niar 
“meka mainin lagu my heart will go on dong??” meka dan satria beraksi memainkan lagu itu yang di iringi suara nyanyian, di tengah-tengah lagu,, ada sesuatu yang terjadi, farra mengambil hapenya dan mengaktifkan video nya,, 
“apaan sih”
“kamu ngapain nangis??”
“gpp,,”
“yah kok gitu”

“kenapa ko ki, ayo ta??”

‘ Aku kalo dengern lagu itu pengen nangis, yah pernah daa kenangan sama lagu itu’ kelemahan zaki trebongkar.. haha
lagu di lanjutin tapi lagunya juga di ganti,, bangkit dan reza sudah kembali,, les sore sudah selesai,, bu Niar masuk dan membahas semua soal yang ada,, karena Cuma satu orang yang punya soal dan terpaksa yang lainnya hanya mengikuti dan mencoba mengerti ucapan bu Niar,, setelah selesai les,, pendanaan buat photocopy di kumpulkan,, yang berangkat tantra sama bangkit yang lainmasih bertahan di dalam,,
“eh di luar aja yok,, ntar ganggu yang les sekarang” semua keluar,, meka maish membawa gitar ats izin pemilik,, idris mancal sepeda dengan membonceng rahma(masnya taruh mana ma??hehe) muter daerah rumah bu Niar,, kita semua nyari tempat yang bagus buat ber music,, setelah menemukan tempat satria mulai membunyikan seruling dan disusul suara cewe, zaki samsul duduk di motornya,, ica duduk di sepeda ontel,, bella berdiri,, citra duduk di bawah dan farra,, satria dan meka duduk di atas(gak atas-atas banget se,,,hehe) lagu terakhir yang mengalun adalah
“percayalah hanya diriku paling mengerti kegelisahan jiwamu kasih dan arti kata kecewa mu, kasih yakinlah hanya aku yang paling memahami besar arti kejujuran diri, indah sanubari mu kasih percayalah” :’(,, bangkit dan tantra dateng, selesai sudah les hari ini yang di isi dengan music yang mengalun di antara kita,, dan suara suara yang mendukung irama yang indah,, music adalah ungkapan paling baik,, music bisa embuat kita senang tertawa menangis yang mengungkapakan perasaan kita saat ini. (menurut ku,,hihi,,) J

Ternyata sama aja maksudnya les sore pulangnya sama  aja malem,, dan ada kenangananya juga lho,,


Ini adalah les terakhir sebelum menuju ke tingkat yang lebih tinggi lagi, jangan hapus kenangan yang paling indah di hidup mu. Jadikan sebagai pengalaman yang indah

Comments to sedikit pengalaman.


Post a Comment

sedikit pengalaman.

Posted by: Nisrina Arsyad Masturo on Saturday, July 14, 2012


Cerita ini di mulai dari rumah bu Niar pada pukul 4 sore dan tepatnya tanggal 26 Mei 2011,, dan kenapa aku bikin cerita ini,, mungkin karena  kisah ini mungkin berkesan buat kita,, kita bisa kompak,, ada kenangan di balik lagu yang kita nyanyiin bareng,, seperti semua terbuka dengan kita semua.

Suatu sore di rumah bu Niar terlihat ramai  dengan anak SMAMDA yang les di rumah itu,, farra,, bella,, reza sudah ada di tempat, yang lain belum pada dateng,, seperti biasa jam Indonesia. hehe,, idris,, tantra,, dan samsul dateng,, celotehan,, candaan keluar dari mulut kita yang terkadang tidak bisa diam,, idris membahas ulangan MM Trigonometri yang nilainya 100(ini beneran lho!!),, seusai membahas ulangan itu zaki dateng,, farra menggoda samsul dengan memaksanya untuk menggonceng farra dengan sepeda pancal yang saat itu di bawa Bella dan Farra layaknya anak pacaran,, farra tetap memaksanya untuk menggoda samsul,,zaki menggoda rahma dengan menyindirnya tentang sesuatu,,tantra menaiki sepeda mini yang di anggapnya Vixie,, zaki mengambil alih boncengan yang semula di duduki farra,, samsul membonceng zaki dengan sedikit arogan yang mengakibatkan zaki kesakitan pada daerah pantat karna tempat buat boncengannya tidak ada lapisan hanya ada besinya aja,, farra menggoda anak kecil yang bermain di sekitar kita,,bangkit, aziz dateng,, disusul dengan kedatangan meka,,
“hey ayo masuk,,” kita semua masuk karena kelas yang sebelumnya sudah pada keluar,, rumah bu Niar terbagi atas dua tempat untuk tempat les,, di luar dan dalam,, kita berada di dalam karena kita lebih dikit anaknya,,dan kerena ada UKK(ujian kenaikan kelas),, les malem diganti les sore,, kita enggak di jadiin satu,, karena kalo di jadiin satu pasti enggak cukup soalnya kelas sore kira kira  jumlahnya 18anak dan les  malem ada sekitar 13anak,, dan les sore sangat ramai sekali sampai membuat bising anak malem akhirnya pintu di tutup dan suara sedikit terkurangi dan bisa konsentrasi mengerjakan soal,, kita di kasih soal Cuma 6 dan ditinggal di suruh ngerjain,,ica dan citra dateng dan bergabung,, bu Niar membimbing anak sore baru malem atau keluar masuk,, setelah ,menyelesaikan 6 soal selesai kita semua bergurau bersama lagi, karena yang punya photocopy an Cuma farra jadi soalnya muter- muter,, farra sama idris lagi ngerjain diambil aziz,, bella minjem soalnya masih di bawa aziz yaudah akhirnya hanya candaan yang keluar dari sebagian anak,,
“rahma traktiran ta,, satus nya abis jadian gitu??”
“apa se rek??”
“halah kamu itu tak bilangin masnya lho??”
“heh,, zaki lho(suara khas rahma)”
“biarin salanya sendiri,, beliin pentol wes buat anak satu kelas 2000 ae wez, mumpung enggak ada satria”
“iyo ma,, sekali kali” farra menyambung
“emmo,,”
TA-DA satria dateng,,
“aduh ngapain se sat kamu pake dateng segala” ucap aziz,, satria hanya melihat  tidak menjawab,, bu Niar masuk dan menjelaskan soal yang di kasihnya,, setelah selesai menjelaskan soal yang di beri,, bu NIar menyuruh mengerjakan soal yang ada..
“belum photocopy bu??”
“loalah,, yaudah wez tulisen di papan aja,,” bu Niar Cuma nulis satu soal dan langsung pergi(glodak,, kirain!!) setelah selesai mengerjakan soal dan kembali candaan keluar dari mulut kita,, karena keasyikan kita sampai tidak mendengar suara adzan padahal jarak mushola dengan rumah bu Niar hanya berapa meter saja,,
“lho udah adzan”
“kayaknya bukan adzan deh,, tapi komat”
“lho2 kita kok enggak denger ya??”
“mangkanya jangan guyonan terus”
“enggak ada kerjaan tau..”
“heh ayo yang cowo cepetan shalat dulu biar enak ntar ngerjain soalnya” semua cowok berdiri kecuali satria,, masalah anak cowo yang pake celana pendek kalo mau shalat pasti kebingungan akhirnya minjem sarung,, ada juga yang membawa sarung sendiri,,yang cewe shalat di rumahnya bu Niar karena ada mushala, antri wudlu di kamar mandi dan mulai shalat individu,, setelah semua selesai shalat(yang cowo selesai duluan,,hehe) les di mulai lagi,, tapi bu Niar masih menetap di tempat les Sore
“kayaknya kita sama aja deh,, ngikut les sore pulangnya sama aja malem”
“iya,,iya”
suara gitar terdengar di antara celotehan kita,, senyap,, petikan gitar berhenti mengalun
“ngapain diem”
“gpp,, emang enggak boleh??”
“udah ayo cepetan terusin,, ajarin kau main gitar” kata zaki
“sapa enggak bisa main gitar??” kata fara
“zaki”
“ealah, gitu aja neggak bisa,, akau juga enggak bisa kok,, hehe”
“aku bisanya cuma gitu tok”
“eh aku minjem gitarnya po.o??” aziz menyerahkan gitar yang di peganganya, yang sekarang di pegang meka,, meka mukai memetik gitar dan mengalun nada,, lagunya peterpan yang semua tenang kita,, suara farra mengikuti irama gitar,, semua diam,, lagu demi lagu mengalun lancar di tambah alunan seruling yang berpadu dengan petikan gitar,, semua ikut bernyanyi,, farra,, bella,, ica,, citra dan yang lain ngikut,, zaki yang awalnya di depan aziz melompat ke depan meka(kayak kucing aja,, hehe) reza dan bangkit keluar untuk membeli minum di tetangga bu Niar 
“meka mainin lagu my heart will go on dong??” meka dan satria beraksi memainkan lagu itu yang di iringi suara nyanyian, di tengah-tengah lagu,, ada sesuatu yang terjadi, farra mengambil hapenya dan mengaktifkan video nya,, 
“apaan sih”
“kamu ngapain nangis??”
“gpp,,”
“yah kok gitu”

“kenapa ko ki, ayo ta??”

‘ Aku kalo dengern lagu itu pengen nangis, yah pernah daa kenangan sama lagu itu’ kelemahan zaki trebongkar.. haha
lagu di lanjutin tapi lagunya juga di ganti,, bangkit dan reza sudah kembali,, les sore sudah selesai,, bu Niar masuk dan membahas semua soal yang ada,, karena Cuma satu orang yang punya soal dan terpaksa yang lainnya hanya mengikuti dan mencoba mengerti ucapan bu Niar,, setelah selesai les,, pendanaan buat photocopy di kumpulkan,, yang berangkat tantra sama bangkit yang lainmasih bertahan di dalam,,
“eh di luar aja yok,, ntar ganggu yang les sekarang” semua keluar,, meka maish membawa gitar ats izin pemilik,, idris mancal sepeda dengan membonceng rahma(masnya taruh mana ma??hehe) muter daerah rumah bu Niar,, kita semua nyari tempat yang bagus buat ber music,, setelah menemukan tempat satria mulai membunyikan seruling dan disusul suara cewe, zaki samsul duduk di motornya,, ica duduk di sepeda ontel,, bella berdiri,, citra duduk di bawah dan farra,, satria dan meka duduk di atas(gak atas-atas banget se,,,hehe) lagu terakhir yang mengalun adalah
“percayalah hanya diriku paling mengerti kegelisahan jiwamu kasih dan arti kata kecewa mu, kasih yakinlah hanya aku yang paling memahami besar arti kejujuran diri, indah sanubari mu kasih percayalah” :’(,, bangkit dan tantra dateng, selesai sudah les hari ini yang di isi dengan music yang mengalun di antara kita,, dan suara suara yang mendukung irama yang indah,, music adalah ungkapan paling baik,, music bisa embuat kita senang tertawa menangis yang mengungkapakan perasaan kita saat ini. (menurut ku,,hihi,,) J

Ternyata sama aja maksudnya les sore pulangnya sama  aja malem,, dan ada kenangananya juga lho,,


Ini adalah les terakhir sebelum menuju ke tingkat yang lebih tinggi lagi, jangan hapus kenangan yang paling indah di hidup mu. Jadikan sebagai pengalaman yang indah

Comments to sedikit pengalaman.


Post a Comment

hy readers! my real name Nisrina Nabillah. you can call me Nisrina or bella. 17years old. Muhammadiyah 2 Senior High School. just ordinary girl. enjoy guys. :)
This site talk about me, my friends, my mind, my life, talk about life, lofe, and laugh.
Put links to your affiliates/link exchanges
just me and my self.
Contact form here, maybe?